PELAKSANAAN PENDIDIKAN KARAKTER SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN KENAKALAN SISWA DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 15 KOTA BANDUNG

Abstract

Ni Komang Bintang Paramita, NRP. 21.04.098. Pelaksanaan Pendidikan Karakter sebaga Upaya Pencegahan Kenakalan Siswa di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 15 Kota Bandung. Dimbing oleh Epi Supiadi dan Eni Rahayuningsih. Penelitian ini mengkaji pelaksanaan pendidikan karakter sebagai upaya pencegahan kenakalan siswa di SMK Negeri 15 Kota Bandung. Latar belakang penelitian ini adalah masih maraknya kenakalan siswa, seperti membolos, merokok, penyalahgunaan obat-obatan, dan keterlibatan geng motor, meskipun sekolah telah mengimplementasikan Program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Penelitian bertujuan menganalisis aspek materi, metode, teknik, proses, dan keberhasilan pendidikan karakter dalam membentuk karakter positif siswa. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan empat siswa dan dua guru kesiswaan, observasi partisipatif, serta studi dokumentasi. Analisis data mengikuti model Miles dan Huberman, meliputi reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan materi pendidikan karakter mengacu pada panduan “7 Harkat” dari Dinas Pendidikan Jawa Barat, meliputi wawasan kebangsaan, wawasan global, literasi dan kepedulian lingkungan, Kamis Nyunda, sehat jasmani dan rohani, rumahku istanaku, serta berkunjung dan berbagi. Metode yang diterapkan mencakup eksplorasi, partisipasi, dan refleksi, dengan teknik diskusi, video, kerja kelompok, demonstrasi, dan role play sesuai gaya belajar siswa. Proses pendidikan karakter terintegrasi dalam kurikulum dan kegiatan pengembangan diri. Keberhasilan program berdampak positif bagi siswa yang aktif terlibat, terutama dalam disiplin, tanggung jawab, empati, dan keterampilan sosial, namun belum merata bagi siswa pasif atau kurang motivasi. Penelitian ini mengusulkan program LENTERA untuk merancang strategi intervensi dan kebijakan berbasis sekolah yang disusun secara partisipatif oleh guru kesiswaan, guru BK, dan manajemen sekolah lainnya melalui social group work. Kata Kunci: Pendidikan Karakter, Kenakalan Siswa, Program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), Pekerjaan Sosial Pendidikan.

Description

Keywords

Pendidikan Karakter, Kenakalan Siswa, Program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK), Pekerjaan Sosial Pendidikan.

Citation

Collections