Browsing by Author "Dra. Atirista Nainggolan, MP"
Now showing 1 - 10 of 10
Results Per Page
Sort Options
Item IMPLEMENTASI PROGRAM ASISTENSI REHABILITASI SOSIAL (ATENSI) ANAK YATIM PIATU DI YAYASAN KASIH ANAK INDONESIA KABUPATEN BANDUNG(Perpustakaan, 2025-09-22) Rini Yuniarti, NRM. 21.03.028; Dra. Teta Riasih, MP; Dra. Atirista Nainggolan, MPRini Yuniarti, NRM. 21.03.028: Implementasi Program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) Anak Yatim Piatu Di Yayasan Kasih Anak Indonesia Kabupaten Bandung : Teta Riasih dan Atirista Nainggolan. Anak yatim piatu merupakan kelompok yang sangat rentan dan memerlukan perlindungan sosial untuk pemenuhan kebutuhan dasar mereka, terutama bagi anakanak yang tinggal di wilayah dengan tingkat kemiskinan tinggi, seperti Kabupaten Bandung. Untuk itu, negara melalui berbagai kebijakan sosial, salah satunya Program Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI), berupaya memberikan solusi guna memenuhi kebutuhan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi Program ATENSI di Yayasan Kasih Anak Indonesia (YAHSINDO) Kabupaten Bandung sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan dasar anak yatim piatu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan fokus pada aspek implementasi kebijakan yang mencakup komunikasi, sumber daya, disposisi pelaksana, dan struktur birokrasi, yang diselaraskan dengan pemenuhan kebutuhan dasar anak, seperti kebutuhan fisiologis, rasa aman, sosial, hingga aktualisasi diri. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program ATENSI di tingkat lembaga menghadapi beberapa kendala, seperti keterbatasan pemahaman pelaksana terhadap teknis program, lemahnya pengawasan dalam pemanfaatan bantuan, dan alokasi bantuan yang tidak sepenuhnya memenuhi kebutuhan anak yatim piatu. Isu-isu ini semakin diperburuk oleh masalah komunikasi yang tidak konsisten antar pihak yang terlibat. Sebagai kesimpulan, program ini belum sepenuhnya efektif dalam memenuhi kebutuhan anak yatim piatu. Peneliti mengusulkan "Program Penguatan Kapasitas Pelaksana" untuk meningkatkan pemahaman pelaksana, sistem pendampingan, dan pemantauan guna memastikan keberhasilan dan keberlanjutan program. Kata Kunci: ATENSI, anak yatim piatu, implementasi, kapasitasItem IMPLEMENTASI PROGRAM SINERGITAS MASYARAKAT PEDULI PANTI (SI GEMATI) DALAM PERLINDUNGAN LANJUT USIA DI PANTI PELAYANAN SOSIAL LANJUT USIA TURUSGEDE REMBANG JAWA TENGAH(Perpustakaan, 2025-10-21) Syaffa Cinta Arifah, NRM.21.03.079; Dr. Decky Irianti, MP; Dra. Atirista Nainggolan, MPSyaffa Cinta Arifah, NRM.21.03.079 Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan Implementasi Program Sinergitas Masyarakat Peduli Panti (SI GEMATI) dalam Perlindungan Lanjut Usia di Panti Pelayanan Sosial Lanjut Usia (PPSLU) Turusgede Rembang, Jawa Tengah. Program ini diinisiasi untuk mengatasi masalah kejenuhan yang dialami oleh lansia di panti, yang berdampak pada kualitas hidup mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kualitatif, melibatkan wawancara mendalam dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun struktur organisasi Program SI GEMATI telah terbentuk dengan baik, terdapat kendala dalam jumlah Sumber Daya Manusia (SDM) yang terbatas dan kurangnya sosialisasi kepada stakeholder. Program ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup lansia melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah, akademisi, dan masyarakat. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk pengembangan kapasitas pengurus dan peningkatan komunikasi serta koordinasi dengan unsur pentahelix. Kata Kunci: Implementasi Program, Sinergitas Masyarakat, Perlindungan Lanjut Usia, PPSLU, Kualitas Hidup.Item KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI BENCANA BANJIR DI DESA CITEUREUP KECAMATAN DAYEUHKOLOT KABUPATEN BANDUNG(Perpustakaan, 2025-10-21) AVIAH DWI MEILIANA. NRM. 21.03.056; Dra. Teta Riasih, MP; Dra. Atirista Nainggolan, MPAVIAH DWI MEILIANA. NRM. 21.03.056. Kesiapsiagaan Masyarakat Dalam Menghadapi Bencana Banjir di Desa Citeureup Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung. Dibimbing oleh TETA RIASIH dan ATIRISTA NAINGGOLAN Penelitian Kesiapsiagaan Masyarakat Dalam Menghadapi Bencana Banjir di Desa Citeureup Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung memiliki fokus pada pemahaman dan kemampuan kesiapsiagaan masyarakat di Desa Citeureup Kecamatan Dayeuhkolot Kabupaten Bandung dalan menghadapi bencana banjir. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji beberapa hal lebih dalam yaitu: (1) Karakteristik Masyarakat, (2) Pengetahuan terhadap Risiko Bencana, (3) Kebijakan dan Panduan, (4) Rencana untuk Keadaan Darurat, (5) Sistem Peringtaan Bencana, (6) Kemampuan untuk Memobilisasi Sumber Daya. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Sumber data yang digunakan adalah sumber data primer dan sumber data sekunder. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara mendalam, observasi dan studi dokumentasi. Adapun teknik pemeriksaan keabsahan data dalam penelitian ini dilakukan dengan triangulasi sumber, waktu, dan teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi banjir sudah cukup baik. Namun, dari hasil penelitian terdapat hambatan dari berbagai aspek sebagai berikut, (1) Kurangnya perencanaan evakuasi, pertolongan dan penyelamatan dalam kesiapsiagaan menghadapi banjir di masyarakat, (2) Masyarakat hanya mengandalkan saluran komunikasi Whatsapp dalam penyampaian informasi kebencanaan, (3) Tidak adanya panduan kesiapsiagaan menghadapi banjir, (4) Tidak adanya masyarakat terlatih karena partisipasi masyarakat pelatihan sebelumnya yang menurun. Untuk itu, masyarakat masih perlu penguatan dan peningkatan dalam rencana untuk keadaan, sistem peringatan bencana, dan kemampuan untuk memobilisasi sumber daya. Sehubungan dengan temuan penelitian tersebut, maka peneliti dalam hal ini mengusulkan program Desa Siaga Banjir. Kata Kunci : Kesiapsiagaan Masyarakat, Bencana Banjir, Desa CiteureupItem LAPORAN PRAKTIKUM KOMUNITAS PRODI LINDAYASOS - Peningkatan Keterampilan Usaha Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) Desa Sukamanah(Perpustakaan, 2024-03-21) Siti Nadiah 20.03.048; Dra. Atirista Nainggolan, MPItem LAPORAN PRAKTIKUM KOMUNITAS - PENINGKATAN PEMAHAMAN MASYARAKAT DALAM MITIGASI BENCANA DI DESA SUKAMANAH KECAMATAN MALANGBONG KABUPATEN GARUT(Perpustakaan, 2024-03-20) ADELITA PUTRI SAMSUDIN 20.03.09; Dra. Atirista Nainggolan, MPItem LAPORAN PRAKTIKUM KOMUNITAS - SOSIAL PROFIL JAMINAN SOSIAL PENINGKATAN KEPESERTAAN BPJS KETENAGAKERJAAN PADA ANGGOTA LEMBAGA KEMASYARAKATAN DESA (LKD) DI DESA SUKAMANAH, KECAMATAN MALANGBONG, KABUPATEN GARUT(Perpustakaan, 2024-03-20) LINTANG DWI YUNIARTI 2003033; Dra. Atirista Nainggolan, MPItem LAPORAN PRAKTIKUM KOMUNITAS PRODI LINDAYASOS - PROFIL PENATAAN LINGKUNGAN SOSIAL PENINGKATAN PEMAHAMAN MASYARAKAT MENGENAI PENGELOLAAN SAMPAH DI DESA SUKAMANAH KECAMATAN MALANGBONG KABUPATEN GARUT(Perpustakaan, 2024-03-20) EUKU MOHAMMAD RIFAAT SAUQY 20.03.117; Dra. Atirista Nainggolan, MPItem LAPORAN PRAKTIKUM KOMUNITAS PRODI LINDAYASOS - UPAYA PENCEGAHAN DAN PENGURANGAN STUNTING MELALUI PROGRAM PEMBERDAYAAN IBU SEHAT BAYI KUAT DI DESA SUKAMANAH KECAMATAN MALANGBONG KABUPATEN GARUT(Perpustakaan, 2024-03-21) HASNA KUSUMA WARDHANI 2003010; Dra. Atirista Nainggolan, MPItem PELAYANAN SOSIAL BAGI ORANG DENGAN KEDISABILITASAN DI UNIT LAYANAN DISABILITAS DESA KERSAMENAK KECAMATAN TAROGONG KIDUL KABUPATEN GARUT(Perpustakaan, 2025-10-21) Futihat Daviani Fitria, NRM. 21.03.059; Dra. Teta Riasih, MP; Dra. Atirista Nainggolan, MPFutihat Daviani Fitria, NRM. 21.03.059. Pelayanan Sosial Bagi Orang Dengan Kedisabilitasan di Unit Layanan Disabilitas Desa Kersamenak, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut. Dibimbing oleh TETA RIASIH dan ATIRISTA NAINGGOLAN Pelayanan sosial merupakan kegiatan penting untuk menunjang keberhasilan bagi Orang Dengan Kedisabilitasan di Unit Layanan Disabilitas Desa Kersamenak. Dalam hal ini pelayanan sosial dibangun oleh pengelola Unit Layanan Disabilitas untuk dimanfaatkan oleh keluarga Orang Dengan Kedisabilitasan, dalam peningkatan fungsi pelayanan di Unit Layanan Disabilitas perlu diperhatikan berbagai hal mengenai: (1) layanan informasi, (2) layanan rujukan, (3) layanan penanganan kasus dan (4) layanan advokasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Sumber data menggunakan teknik purposive sampling untuk menentukan 8 informan yang terdiri dari 4 orang tua Orang Dengan Kedisabilitasan, 1 orang Guru, 1 orang Perawat, 1 orang Kasi Kesra Pemerintah Desa, dan 1 orang Penyuluh Sosial Dinas Sosial. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara mendalam dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan pada pelaksanaan pelayanan sosial di Unit Layanan Disabilitas terdapat hambatan pada setiap aspek yang perlu dioptimalkan yaitu: (1) Tidak berjalannya program parenting skill, (2) Kurangnya pemahaman orang tua dalam proses rujukan, (3) Kurangnya wawasan pengelola Unit Layanan Disabilitas dalam melakukan layanan advokasi, (4) Masih kurangnya fasilitas dan perlengkapan yang ramah bagi Orang Dengan Kedisabilitasan. Keempat hambatan tersebut dapat berdampak pada perkembangan tumbuh kembang dan kebutuhan hak-hak Orang Dengan Kedisabilitasan dalam memperoleh layanan. Oleh karena itu perlunya dilakukan pemaksimalan pelayanan sosial bagi pengelola Unit Layanan Disabilitas dan juga keluarga Orang Dengan Kedisabilitasan melalui program “Peningkatan Kualitas Layanan dan Fasilitas Ramah Disabilitas” dengan empat kegiatan yang dilakukan yaitu pengaktifan kembali kegiatan program parenting skill, penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) rujukan, penguatan layanan advokasi kepada pengelola Unit Layanan Disabilitas, serta perbaikan fasilitas dan perlengkapan yang ramah bagi Orang Dengan Kedisabilitasan. Kata kunci: Pelayanan Sosial, Unit Layanan Disabilitas, Orang Dengan KedisabilitasanItem PEMBERDAYAAN MASYARAKAT BERBASIS ASET OLEH “GUBUG KREATIF” DI DESA BALINGASAL KECAMATAN PADURESO KABUPATEN KEBUMEN(Perpustakaan, 2025-10-21) MASKUN KARIM, NRM. 21.03.042; Dra. Teta Riasih, MP; Dra. Atirista Nainggolan, MPMASKUN KARIM, NRM. 21.03.042. Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Aset Oleh Gubug Kreatif di Desa Balingasal Dibimbing oleh TETA RIASIH dan ATIRISTA NAINGGOLAN Pemberdayaan diartikan sebagai upaya menciptakan kesempatan bagi individu atau kelompok untuk mengenali dan memanfaatkan peluang. Pendekatan ABCD yang dilakukan oleh Gubug Kreatif di Desa Balingasal menekankan pada penguatan potensi lokal sebagai modal sosial dan ekonomi dalam membangun kemandirian masyarakat. Latarbelakang permasalahan adalah adanya isu ketimpangan pelaksanaan program pemberdayaan yang cenderung terpusat di wilayah perkotaan, serta belum optimalnya pendekatan berbasis aset dalam intervensi di daerah pinggiran seperti Desa Balingasal. Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif dan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gubug Kreatif berhasil mengidentifikasi dan mengelola lima aset utama, yaitu aset manusia, aset sosial, aset fisik, aset finansial, dan aset alam, sebagai kekuatan utama dalam pemberdayaan masyarakat. Berbagai program yang dijalankan, seperti pelatihan kuliner, workshop eco-print, dan budidaya ikan bioflok, telah meningkatkan keterampilan, solidaritas sosial, serta peluang ekonomi warga desa, khususnya perempuan dan pemuda. Keberhasilan pemberdayaan ini ditopang oleh kepemimpinan lokal, partisipasi masyarakat yang tinggi, serta jejaring kolaboratif dengan pemerintah dan lembaga eksternal. Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik pemberdayaan berbasis aset yang dilakukan Gubug Kreatif merupakan contoh nyata dari penerapan pekerjaan sosial makro yang partisipatif, berkelanjutan, dan berbasis kekuatan komunitas. Kata Kunci: Pemberdayaan Masyarakat, Berbasis Aset, Gubug Kreatif