Browsing by Author "ELLYA SUSILOWATI"
Now showing 1 - 2 of 2
Results Per Page
Sort Options
Item Adopsi Inovasi Teknologi Pembaca Layar Bagi Penyandang Disabilitas Sensorik Netra Di Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi.(Perpustakaan, 2025-09-08) SYAKIRA NURAPRILAFY, NRP. 21.03.067.; ELLYA SUSILOWATI; VERSANUDIN HEKMATYARSYAKIRA NURAPRILAFY, 21.03.067. Adopsi Inovasi Teknologi Pembaca Layar Bagi Penyandang Disabilitas Sensorik Netra Di Sentra Terpadu Pangudi Luhur Bekasi. Dosen Pembimbing ELLYA SUSILOWATI dan VERSANUDIN HEKMATYAR. Adopsi inovasi teknologi pembaca layar bagi penyandang disabilitas sensorik netra di STPL Bekasi merupakan salah satu upaya pemberdayaan yang bertujuan untuk meningkatkan aksesibilitas dan kemandirian para penyandang disabilitas sensorik netra. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bagaimana proses adopsi dan inovasi teknologi, khususnya teknologi pembaca layar seperti NVDA dan JAWS, digunakan dalam kegiatan pelatihan keterampilan komputer bagi penyandang disabilitas sensorik netra. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam kepada penerima manfaat dan fasilitator, serta studi dokumentasi sebagai pelengkap. Informan dipilih menggunakan teknik purposive sampling yang relevan dengan tujuan penelitian. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan teknologi pembaca layar di STPL Bekasi telah memberikan dampak positif terhadap kemampuan belajar dan akses informasi digital bagi peserta disabilitas netra. Namun, dalam implementasinya masih terdapat hambatan seperti keterbatasan alat bantu, mahalnya biaya upgrade software profesional, serta belum meratanya kemampuan peserta dalam mengoperasikan teknologi secara mandiri. Berdasarkan temuan tersebut, peneliti mengusulkan program “Peningkatan Kompatibilitas Teknologi Pembaca Layar di STPL Bekasi” sebagai bentuk tindak lanjut dari hasil analisis masalah yang ditemukan. Program ini diharapkan dapat mengoptimalkan perangkat, meningkatkan pelatihan lanjutan, serta menciptakan sistem dukungan berkelanjutan yang dapat memperkuat proses pemberdayaan penyandang disabilitas netra secara teknologis dan sosial. Kata Kunci: Adopsi Inovasi, Disabilitas sensorik netra, Teknologi Pembaca layaItem Pengelolaan Program Bantuan Permakanan Bagi Lanjut Usia Keluarga Tunggal di Desa Bojongkoneng, Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat(Perpustakaan, 2025-11-26) Hana Nida Hanifah, NRM. 21.03.022.; ELLYA SUSILOWATI; ROSILAWATI; WENDY PRADYTIAHana Nida Hanifah, NRM. 21.03.022. Pengelolaan Program Bantuan Permakanan Bagi Lanjut Usia Keluarga Tunggal di Desa Bojongkoneng, Kecamatan Ngamprah Kabupaten Bandung Barat. Dibimbing oleh ELLYA SUSILOWATI, ROSILAWATI DAN WENDY PRADYTIA. Bantuan permakanan lansia merupakan program perlindungan dan jaminan bagi lansia keluarga tunggal sebagai upaya penghormatan dalam bentuk menyediakan kebutuhan dasar pangan agar diperoleh pemenuhan nutrisi yang layak. Dalam pelaksanaan program bantuan permakanan lansia diperlukan pengelolaan yang sistematis, hal ini penting karena proses pengelolaan terhadap program permakanan dapat membantu dalam memastikan pengelolaan program terlaksana sesuai dengan rencana maupun tujuan yang telah disusun dapat tercapai secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengelolaan program permakanan lansia berdasarkan pendekatan Planning, Organizing, Actuating, dan Controlling (POAC). Penelitian menggunakan desain kualitatif dengan metode deskriptif. Informan ditentukan melalui metode purposive sampling. Informan dalam penelitian ini meliputi Kepala Bidang rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Bandung Barat, Staff Kecamatan Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), Kelompok Masyarakat (Pokmas), Ahli Gizi Puskesmas Kecamatan Ngamprah, Pendamping PKH dan Lanjut Usia Keluarga Tunggal Desa Bojongkoneng. Teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan program permakanan lansia di Kecamatan Ngamprah telah dilakukan melalui proses perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaaan dan pengendalian program. Namun masih ditemukan belum adanya asesmen kebutuhan dasar terhadap nutrisi lansia, pada tahap pengorganisasian belum ada standar rekrutmen Pokmas, pada tahap pelaksanaan belum tersedianya SOP pelaksanaan program dan SOP Kesehatan dan Keselamatan Kerja, dalam tahapan pengendalian belum adanya instrumen evaluasi yang sistematis. Peneliti merekomendasikan intervensi terkait tata kelola yaitu“OPTIMA-LANSIA” untuk mengoptimalkan tata kelola program permakanan bagi lanjut usia keluarga tunggal di Kecamatan Ngamprah. Bentuk kegiatan dari program ini yaitu pengembangan kapasitas kelompok masyarakat (Pokmas) melaluiBimbingan teknis (Bimtek) dengan rangkaian adanya mentoring sebagai fasilitator dalam pengembangan kapasitas. Kata Kunci: Pengelolaan Program, Permakanan Lansia, Perlindungan Sosial