Browsing by Author "Lina Favourita Sutiaputri, Ph.D"
Now showing 1 - 7 of 7
Results Per Page
Sort Options
Item IMPLEMENTASI PERTEMUAN PENINGKATAN KEMAMPUAN KELUARGA (P2K2) DALAM PENCEGAHAN STUNTING PADA KELUARGA PENERIMA MANFAAT PROGRAM KELUARGA HARAPAN (KPM PKH) DI DESA RANCAMULYA, KECAMATAN PAMEUNGPEUK, KABUPATEN BANDUNG(Perpustakaan, 2025-09-22) Elsana Br Bangun NRM. 21.03.011; Lina Favourita Sutiaputri, Ph.D; Drs. Suradi, M.SiELSANA BR BANGUN, 21.03.011. Implementasi Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga (P2K2) dalam Pencegahan Stunting pada Keluarga Penerima Manfaat Program Keluarga Harapan (KPM PKH) di Desa Rancamulya, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Bandung. Dosen Pembimbing: LINA FAVOURITA SUTIAPUTRI dan SURADI Implementasi merupakan tindakan penerapan rencana pada program yang melibatkan proses aktivitas nyata. Penelitian ini bertujuan menggambarkan (1) implementasi tahap persiapan, (2) tahap pelaksanaan, (3) tahap pemantauan (4) tahap pelaporan, (5) tahap evaluasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Teknik menentukan informan menggunakan purposive sampling, peneliti memilih sampel berdasarkan kriteria atau pertimbangan tertentu yang relevan dengan tujuan penelitian yaitu pendamping PKH, Koordinator Kecamatan, Kepala Seksi Kesejahteraan Desa, keluarga penerima manfaat, serta RT RW. Teknik analisis data menggunakan pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi P2K2 dilaksanakan melalui lima tahapan, yaitu tahap persiapan, pelaksanaan, pemantauan, pelaporan, dan evaluasi. Secara umum P2K2 berhasil meningkatkan pengetahuan keluarga mengenai pentingnya gizi, kebersihan lingkungan, dan pengasuhan anak. Namun dalam pelaksanaannya masih ditemukan beberapa kendala, seperti keterbatasan fasilitas penunjang dan sarana pendukung kegiatan, seperti media visual, dan diperlukan koordinasi dan kerjasama yang lebih optimal dalam penyampaian materi, baik dari pihak tenaga kesehatan untuk modul pencegahan stunting, maupun dari tenaga pendidik dalam penyampaian materi terkait pendidikan anak. Berdasarkan temuan tersebut, peneliti merancang sebuah program yang diberi nama ”Gempar Balita” yang berfokus untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan P2K2 dalam pencegahan stunting melalui edukasi terpadu dan partisipasi lintas komunitas. Program ini diharapkan mampu menjadi intervensi sosial yang tepat guna dalam mendukung keberhasilan P2K2 dan dapat membantu meningkatkan pemahaman KPM dalam pencegahan stunting di Desa Rancamulya. Kata Kunci: Implementasi, Pertemuan Peningkatan Kemampuan Keluarga, PKH, Stunting, Keluarga Penerima ManfaatItem IMPLEMENTASI PROGRAM KARTU LANSIA JAKARTA (KLJ) DI KELURAHAN CILANGKAP, KECAMATAN CIPAYUNG, KOTA JAKARTA TIMUR(Perpustakaan, 2025-11-23) M. SYIHABUDDIN, NRM. 21.03.031; Lina Favourita Sutiaputri, Ph.D; Drs. Suradi, M.SiM. SYIHABUDDIN, NRM. 21.03.031. Implementasi Program Kartu Lansia Jakarta (KLJ) di Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Kota Jakarta Timur. Dosen Pembimbing: LINA FAVOURITA SUTIAPUTRI dan SURADI Implementasi adalah proses penerapan kebijakan atau program untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana implementasi Program Kartu Lansia Jakarta (KLJ) pada aspek kepatuhan (compliance), Kelancaran (execution), Kinerja (performance) dalam implementasi program kartu lansia jakarta (KLJ) di Kelurahan Cilangkap, Kecamatan Cipayung, Kota Jakarta Timur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan Studi dokumentasi. Teknik menentukan informan menggunakan purposive sampling, di mana peneliti memilih sampel berdasarkan kriteria keterlibatan langsung dalam implementasi KLJ. Informan penelitian terdiri dari Kasatpel Sosial Kecamatan Cipayung, Pendamping Sosial KLJ Kelurahan Cilangkap, Ketua RT, dan lansia penerima manfaat KLJ. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada aspek kepatuhan, sebagian besar lansia memahami prosedur pendaftaran, penggunaan dana bantuan, dan kepatuhan petugas dalam penyaluran sudah sesuai SOP, meskipun masih terdapat permasalahan terkait lansia yang mengalami Kesenjangan Informasi dan Pemahaman Substantif Lansia, Hambatan Digitalisasi pada Kelompok Lansia, Ketiadaan Pedoman Penggunaan Dana yang Tertulis, Akurasi dan Validitas Data DTKS. Berdasarkan temuan tersebut, peneliti merancang program yang diberi nama program “SIAGA LANSIA” (Sinergi, Aksi, dan Advokasi Lansia). Program ini diharapkan dapat meningkatkan literasi digital dan keuangan lansia, menyediakan forum advokasi lansia di kelurahan, serta mengoptimalkan pelaksanaan KLJ untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar lansia secara menyeluruh. Kata Kunci: Implementasi, Kartu Lansia Jakarta, kepatuhan, kelancaran, kinerja, SIAGA LANSIAItem KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM MENGHADAPI BENCANA TANAH LONGSOR DI DESA TAMANREJO KECAMATAN SUKOREJO KABUPATEN KENDAL(Perpustakaan, 2025-10-26) DIVA SULISTYA DEWI, NRM. 21.03.051; Lina Favourita Sutiaputri, Ph.D; Fachry Arsyad, M.KesosDIVA SULISTYA DEWI, NRM. 21.03.051. Kesiapsiagaan Masyarakat dalam Menghadapi Bencana Tanah Longsor di Desa Tamanrejo Kecamatan Sukorejo Kabupaten Kendal. Dosen Pembimbing LINA FAVOURITA SUTIAPUTRI dan FACHRY ARSYAD Kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana tanah longsor di Desa Tamanrejo, Kecamatan Sukorejo Kabupaten Kendal merupakan salah satu upaya penting dalam pengurangan risiko bencana berbasis komunitas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan tingkat kesiapsiagaan masyarakat dengan mengacu pada lima parameter kesiapsiagaan yang dikembangkan oleh LIPI UNESCO/ISDR (2006), yaitu: pengetahuan terhadap ancaman, kebijakan dan panduan, rencana tanggap darurat, sistem peringatan dini, dan mobilisasi sumber daya. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner terhadap 93 responden. Data dianalisis menggunakan teknik analisis deskriptif persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Tamanrejo tergolong dalam kategori “Siap” pada aspek pengetahuan (76,8%), kebijakan dan panduan (68,3%), rencana tanggap darurat (70,5%), serta sistem peringatan dini (69,6%). Namun, pada aspek mobilisasi sumber daya masyarakat masih berada pada kategori “Hampir Siap” (63,6%). Temuan ini menunjukkan bahwa meskipun masyarakat telah memiliki pemahaman dasar dan respons yang cukup terhadap ancaman bencana tanah longsor, masih terdapat keterbatasan dalam aspek dukungan sistem dan pengelolaan sumber daya secara menyeluruh. Berdasarkan hasil tersebut, peneliti mengusulkan program intervensi “Siaga Bencana Tanah Longsor Masyarakat Tamanrejo (SIGANA TAMA)” sebagai langkah strategis untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat melalui kegiatan edukatif, pelatihan, dan simulasi bencana yang terstruktur dan berkelanjutan. Kata Kunci: Kesiapsiagaan masyarakat dan Bencana tanah longsor.Item LAPORAN PRAKTIKUM KOMUNITAS PRODI LINDAYASOS - PENGEMBANGAN JAMINAN SOSIAL MASYARAKAT MELALUI PEMBENTUKAN PROGRAM PERELEK DI RW 02 DESA CIKARAG KECAMATAN MALANGBONG KABUPATEN GARUT PEMBIMBING : Drs. Dede Kuswanda, Ph.D(Perpustakaan, 2024-03-28) Muhammad Brilian Salafuddin NRP. 20.03.114; Lina Favourita Sutiaputri, Ph.DItem LAPORAN PRAKTIKUM KOMUNITAS PRODI LINDAYASOS - PROGRAM PEMBENTUKAN GERAKAN MALANGBONG BEBAS TBC(GMBT) MELALUI KOLABORASI KADER POSYANDU & KADER TB UNTUK MENGENTASKAN TBC DI DESA MALANGBONG(Perpustakaan, 2024-03-22) FITRI FADILLAH NRP: 2003013; Lina Favourita Sutiaputri, Ph.DItem Modal Sosial Para Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Pasar Prapatan Dawuhan Desa Dawuhan Kecamatan Talang Kabupaten Tegal.(Perpustakaan, 2025-03-18) BINA ALFI AMALIA, 18.03.042.; Lina Favourita Sutiaputri, Ph.D; Fachry Arsyad, M.KesosBINA ALFI AMALIA, 18.03.042. Modal Sosial Para Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Pasar Prapatan Dawuhan Desa Dawuhan Kecamatan Talang Kabupaten Tegal. Modal sosial adalah salah satu komponen penting yang dimiliki oleh seseorang atau sekelompok orang dalam kehidupan salah satunya dalam hal mempertahankan usaha. Di tengah-tengah perkembangan zaman yang ada, ditambah lagi dengan berbagai kebijakan yang diberlakukan setelah hadirnya pandemi Covid-19, usaha di sektor informal kecil di masyarakat dihadapkan berbagai macam tantangan. Salah satunya juga dirasakan oleh pelaku UMKM di Pasar Prapatan Dawuhan Desa Dawuhan Kecamatan Talang Kabupaten Tegal. Melalui modal sosial yang terdiri atas jaringan, kepercayaan, dan norma, pelaku UMKM di Pasar Prapatan Dawuhan menghadapi situasi yang ada. Penelitian ini dilakukan metode kualitatif yang memberikan gambaran secara deskriptif terkait modal sosial yang dimiliki para pelaku UMKM di Pasar Prapatan Dawuhan yang meliputi jaringan, kepercayaan, dan norma. Informan yang menjadi salah satu sumber penelitian berjumlah lima orang pelaku UMKM yang tediri atas pedagang ikan, pedagang ayam potong, pembuat kue tradisional, dan pedagang sayur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jaringan yang dimiliki oleh pelaku UMKM terdiri atas jaringan dengan pembeli, jaringan dengan pedagang di pasar besar, jaringan dengan rumah makan, jaringan dengan pihak pemilik pasar dan jaringan dengan pemerintah desa. Kepercayaan menjadi salah satu faktor yang berpengaruh yang dimiliki membantu mereka dalam mempertahankan usaha yang ada. Norma yang dilaksanakan mendorong adanya kerjasama baik di antara pelaku UMKM mau pun dengan pembeli dan pemilik pasar. Temuan menunjukkan bahwa pelaku UMKM memiliki kelemahan pada unsur jaringan terutama jaringan yang menghubungkan mereka dengan konsumen dan pemerintah desa. Sehingga dirumuskan rekomendasi program berupa penguatan jaringan pelaku UMKM melalui digitalisasi. Kata kunci : Modal sosial, Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah.Item Pengembangan Public Hearing dengan Metode Partisipatif Asesmen Pada Program Pemberdayaan Komunitas Adata Terpencil Suku Anak Dalam (KAT SAD) Di Kecamatan Bathin VIII Kabupaten Sarolangun Jambi(Perpustakaan, 2024-03-25) AAL FARABI 20.01.014; Ellya Susilowati, M.Si., Ph.D.; Lina Favourita Sutiaputri, Ph.D