PEMENUHAN KEBUTUHAN DASAR ANAK OLEH YAYASAN BHAKTI PERTIWI KELURAHAN MANGGAHANG KECAMATAN BALEENDAH KABUPATEN BANDUNG
Loading...
Date
2025-10-19
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Perpustakaan
Abstract
DINDA CITRAWATI, NRP. 21.04.263. Pemenuhan Kebutuhan Dasar Anak oleh Yayasan Bhakti Pertiwi Kelurahan Manggahang Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung. Dosen Pembimbing: DENTI KARDETI dan SUHENDAR
Anak terlantar merupakan kelompok rentan yang membutuhkan pemenuhan kebutuhan dasar guna mendukung tumbuh kembang yang optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemenuhan kebutuhan dasar anak oleh Yayasan Bhakti Pertiwi berdasarkan lima aspek hierarki kebutuhan Maslow. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Informan berjumlah lima orang, terdiri dari tiga anak dan dua pengasuh. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebutuhan fisiologis telah dipenuhi melalui penyediaan makanan, tempat tinggal, dan pakaian, meskipun diperlukan variasi menu dan juga peningkatan kualitas gizi. Kebutuhan rasa aman dipenuhi melalui pengawasan pengasuh dan lingkungan yang relatif aman. Pada aspek kebutuhan sosial, ditemukan permasalahan utama yaitu minimnya kegiatan bersama dan belum tersedianya wadah yang terstruktur untuk rekreasi maupun interaksi, sehingga beberapa anak merasa kurang memiliki ruang untuk mengekspresikan diri dan menjalin kebersamaan. Kebutuhan harga diri terpenuhi melalui pemberian tanggung jawab dan pujian, namun belum diimbangi dengan sistem penghargaan yang konsisten. Untuk aktualisasi diri, anak diberi kesempatan mengikuti kegiatan kreatif dan keagamaan, tetapi belum tersedia program berkelanjutan yang dapat mendukung pengembangan potensi jangka panjang. Secara umum, Yayasan Bhakti Pertiwi telah berupaya memenuhi kebutuhan dasar anak melalui penyediaan makanan, tempat tinggal, pakaian, akses pendidikan, dan pembinaan spiritual. Hasil penelitian menunjukan permasalahan yang paling menonjol adalah pada pemenuhan kebutuhan sosial, karena kurangnya kegiatan di yayasan dan keterbatasan wadah interaksi anak, yang berdampak pada lemahnya ikatan sosial dan kesempatan pengembangan diri. Berdasarkan permasalahan tersebut, peneliti merumuskan usulan program Ruang Tumbuh Anak (RUTA) dengan tema “Ciptakan Ruang Ekspresi, Rekreasi, dan Interaksi Anak” untuk memperkuat pemenuhan kebutuhan sosial, kebutuhan harga diri, dan aktualisasi diri anak di yayasan
Kata kunci: Kebutuhan Dasar, Anak Terlantar, Yayasan
Description
Keywords
Kebutuhan Dasar, Anak Terlantar, Yayasan