Desain Pengembangan Kampung Siaga Bencana Melalui Peningkatan Kapasitas Penyusunan Rencana Partisipatif di Desa Cintaasih Kecamatan Gekbrong Kabupaten Cianjur.

Abstract

ABSTRAK FENNY SRISEPTAYANA. 23.01.003. Desain Pengembangan Kampung Siaga Bencana Melalui Peningkatan Kapasitas Penyusunan Rencana Partisipatif di Desa Cintaasih Kecamatan Gekbrong Kabupaten Cianjur. Dosen Pembimbing: DEDE KUSWANDA, MILLY MILDAWATI. Kampung Siaga Bencana (KSB) merupakan wadah penanggulangan bencana berbasis masyarakat yang bertujuan memberikan perlindungan dari risiko bencana melalui penguatan kesiapsiagaan lokal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan desain KSB melalui peningkatan kapasitas penyusunan rencana partisipatif di Desa Cintaasih Kecamatan Gekbrong Kabupaten Cianjur. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan Participatory Action Research (PAR). Partisipan terdiri dari Tim KSB Desa Cintaasih, perangkat desa, dan Dinas Sosial Kabupaten Cianjur sebanyak 8 orang yang ditentukan secara purposive. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara mendalam, observasi, studi dokumentasi, dan focus group discussion (FGD), serta dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain awal pembentukan KSB masih bersifat top down dan belum memberdayakan masyarakat secara penuh. Tim KSB Desa Cintaasih belum memiliki kapasitas untuk menyusun rencana aksi secara mandiri karena keterbatasan dalam perencanaan berbasis kebutuhan lokal. Desain akhir yang dikembangkan menyempurnakan proses sebelumnya dengan mengintegrasikan komponen peningkatan kapasitas, di antaranya team building training, sharing session praktik baik respon bencana di tingkat masyarakat, edukasi pentingnya partisipasi masyarakat, simulasi dan edukasi tiga tahapan technology of participation (ToP), hingga penyerahan pedoman. Desain ini juga disempurnakan melalui penentuan teknis pelaporan kegiatan dan mekanisme monitoring dan evaluasi oleh Dinas Sosial Kabupaten Cianjur. Implementasi desain ini efektif dalam meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan inisiatif Tim KSB. Proses partisipatif mendorong kepemilikan bersama atas rencana aksi dan membangun mekanisme internal yang lebih tangguh dan berkelanjutan. Rekomendasi dari penelitian ini agar dilakukan penelitian lanjutan untuk meningkatkan kebermanfaatan dan replikasi desain secara lebih luas, sehingga desain yang telah disusun secara partisipatif dapat diuji, divalidasi, dan dikembangkan menjadi model adaptif atau model baku. Kata kunci: Kampung Siaga Bencana, Penanggulangan Bencana Berbasis Masyarakat, Peningkatan Kapasitas, Rencana Partisipatif, Teknologi Partisipatif.

Description

Keywords

Kampung Siaga Bencana, Penanggulangan Bencana Berbasis Masyarakat, Peningkatan Kapasitas, Rencana Partisipatif, Teknologi Partisipatif

Citation