Kecemasan Masyarakat Pesisir terhadap Bencana Banjir Rob di Desa Karangbenda Kecamatan Adipala Kabupaten Cilacap

Abstract

ABSTRAK AYUNI PRISCA ADELIA, 19.04.206. Kecemasan Masyarakat Pesisir terhadap Bencana Banjir Rob di Desa Karangbenda Kecamatan Adipala Kabupaten Cilacap, Dibimbing oleh Nurrohmi dan Ramli. Kecemasan merupakan suatu reaksi pada diri seseorang dalam merespon hal-hal yang berasal dari dalam maupun luar dirinya yang ditandai dengan perasaan takut, khawatir, dan juga reaksi fisik tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran kategori kecemasan Masyarakat Pesisir dalam menghadapi bencana Banjir Rob di Desa Karangbenda, Kecamatan Adipala Kabupaten Cilacap. Aspek kecemasan yang diteliti dilihat dari aspek gejala fisik, gejala perilaku, dan gejala kognitif. Penelitian ini berbentuk deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Responden dalam penelitian ini adalah kepala keluarga di Wilayah Pesisir Desa Karangbenda dengan jumlah 79 orang terdiri atas 58 laki-laki dan 21 perempuan. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah angket dan studi dokumentasi. Tingkat kecemasan diukur menggunakan Hamilton Rating Scale for Anxiety (HRS-A). Hasil penelitian menunjukan bahwa secara umum kecemasan masyarakat berada dalam kategori kecemasan sedang dengan skor 2940. Kategori kecemasan setiap aspek juga berada pada tingkat sedang dengan skor gejala fisik 1092, gejala perilaku 965, dan gejala kognitif 883. Penyebab kecemasan tersebut salah satunya disebabkan oleh kurangnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menghadapi bencana Banjir Rob. Berdasarkan hasil penelitian perlu adanya penanganan terhadap kecemasan pada setiap aspek. Peneliti merekomendasikan program Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan dalam Kesiapsiagaan Bencana di Masyarakat Pesisir Desa Karangbenda. Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kesiapsiagaan bencana Masyarakat Pesisir terhadap bencana Banjir Rob. Metode yang digunakan adalah Community Organization and Community Development. Kegiatan yang dilakukan adalah pemberian materi kesiapsiagaan bencana Banjir Rob dan praktik simulasi bencana Banjir Rob. Program tersebut dianalisis dengan menggunakan teknik SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Treats) yaitu melihat kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman program. Keberhasilan program dapat dilihat dari pencapaian tujuan program yaitu mengurangi kecemasan yang dialami oleh Masyarakat Pesisir Desa karangbenda. Kata kunci : Kecemasan, Masyarakat Pesisir, Banjir Rob, Kesiapsiagaan ABSTRACT AYUNI PRISCA ADELIA, 19.04.206. The Anxiety of Coastal Communities about the Tidal Flood Disaster in Karangbenda Village, Adipala District, Cilacap Regency, Supervised by Nurrohmi and Ramli. Anxiety is a reaction of a person in responding to things that come from inside and outside of oneself which is characterized by feelings of fear, worry, and also certain physical reactions. This study aims to provide an overview of the anxiety categories of the Coastal Communities in facing the Tidal Flood disaster in Karangbenda Village, Adipala District, Cilacap Regency. The aspects of anxiety studied were seen from the aspects of physical symptoms, behavioral symptoms, and cognitive symptoms. This research is descriptive with a quantitative approach. The sampling technique uses simple random sampling. Respondents in this study were heads of families in the Coastal Area of Karangbenda Village with a total of 79 people consisting of 58 men and 21 women. Data collection techniques used are questionnaires and documentation studies. Anxiety was measured using the Hamilton Rating Scale for Anxiety (HRS-A). The results showed that in general, people's anxiety was in the category of moderate anxiety with a score of 2940. The category of anxiety for each aspect was also at a moderate level with a score of 1092 physical symptoms, 965 behavioral symptoms, and 883 cognitive symptoms. One of the causes of this anxiety is caused by a lack of knowledge and community skills in dealing with the Tidal Flood disaster. Based on the results of the study, it is necessary to treat anxiety in every aspect. Researcher recommends the Knowledge and Skills Improvement Pogram of Disaster Preparedness in the Coastal Communities of Karangbenda Village. The aim of this program is to increase the knowledge and skills of Coastal Communities in disaster preparedness for the Tidal Flood disaster. The method used is Community Organization and Community Development. The activities carried out were the provision of materials for disaster preparedness for the Tidal Flood and the practice of simulating the Flood disaster. The program is analyzed using the SWOT technique, namely looking at the strengths, weaknesses, opportunities, and threats of the program. The success of the program can be seen from the program's success indicators, namely reducing the anxiety experienced by the Coastal Communities of Karangbenda Village. Keywords: Anxiety, Coastal Communities, Flood Rob, Preparedness

Description

Keywords

: Kecemasan, Masyarakat Pesisir, Banjir Rob, Kesiapsiagaan

Citation

Collections