Perlindungan Sosial Anak Telantar Oleh Panti Asuhan Taman Harapan Kota Bandung

Abstract

ABSTRAK HASNA ZAHRA ARIANTO, 19.03.028. Perlindungan Sosial Anak Telantar Oleh Panti Asuhan Taman Harapan Kota Bandung Dosen Pembimbing Admiral Nelson Aritonang, Ph.D dan Milly Mildawati, Ph.D Perlindungan sosial merupakan semua upaya yang diarahkan untuk mencegah dan menangani risiko dari guncangan kerentanan sosial. Menurut Edi Suharto perlindungan sosial terdiri dari lima elemen utama, yaitu bantuan sosial, asuransi sosial, pasar tenaga kerja, skema mikro berbasis komunitas, serta perlindungan anak. Penelitian ini bertujuan untuk memberi gambaran tentang : 1) santunan anak yatim, piatu, dhuafa, dan telantar; 2) jaminan pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan; 3) pelatihan dan magang untuk anak asuh; 4) himpunan dana untuk masyarakat diluar panti asuhan; dan 5) pemenuhan tumbuh kembang anak yang dilakukan oleh Panti Asuhan Taman Harapan Muhammadiyah Kota Bandung. Metode penelitian ini menggunakan kualitatif dengan desain deskripstif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah: 1) observasi partisipatif; 2) wawancara; dan 3) studi dokumentasi. Adapun dalam pemeriksaan keabsahan data peneliti menggunakan uji kredibilitas yaitu : 1) triangulasi sumber; 2) menggunakan bahan referensi; dan 3) mengadakan member cek. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan sosial yang diberikan oleh Panti Asuhan Taman Harapan Muhammadiyah Kota Bandung sudah cukup baik seperti memberikan bantuan pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan dasar lainnya untuk anak-anak yang telantar, yatim, yatim-piatu, dan dhuafa. Pemberian perlindungan sosial diterapkan dalam beberapa program yaitu dengan pemberian santunan, jaminan, pemenuhan tumbuh kembang, dan pelatihan keahlian. Kata Kunci: Perlindungan Sosial, Anak Telantar, Panti Asuhan, Bantuan Sosial, Asuransi Sosial, Pasar Tenaga Kerja, Asuransi Mikro Berbasis Komunitas, Perlindungan Anak ABSTRACT HASNA ZAHRA ARIANTO, 19.03.028. Social Protection for Abandoned Children by Taman Harapan Muhammadiyah Orphanage in Bandung City. Advisors Admiral Nelson Aritonang, Ph.D and Milly Mildawati, Ph.D Social protection encompasses all efforts directed towards preventing and addressing risks arising from social vulnerabilities. According to Edi Suharto, social protection consists of five main elements: social assistance, social insurance, labor markets, community-based micro schemes, and child protection. This research aims to provide an overview of: 1) assistance for orphans, widows, the destitute, and abandoned children; 2) guarantees for education, health, and employment; 3) training and apprenticeships for foster children; 4) fundraising for communities outside of orphanages; and 5) the fulfillment of child development carried out by Taman Harapan Muhammadiyah Orphanage in Bandung City. This research utilizes a qualitative approach with a descriptive design. The data collection techniques used are: 1) participatory observation; 2) interviews; and 3) document studies. To ensure data validity, the researcher employed credibility tests, including: 1) source triangulation; 2) the use of reference materials; and 3) member checks. The results of the study indicate that the social protection provided by Taman Harapan Muhammadiyah Orphanage in Bandung City is quite good, as it offers assistance in education, health, and other basic needs for abandoned, orphaned, and destitute children. Social protection is implemented through various programs, including the provision of grants, guarantees, child development support, and skills training. Keywords: Social Protection, Abandoned Children, Orphanage, Social Assistance, Social Insurance, Labor Market, Community-Based Microinsurance, Child Protection

Description

Keywords

Perlindungan Sosial, Anak Telantar, Panti Asuhan, Bantuan Sosial, Asuransi Sosial, Pasar Tenaga Kerja, Asuransi Mikro Berbasis Komunitas, Perlindungan Anak

Citation