COPING MECHANISM REMAJA DALAM MENGHADAPI SITUASI SOSIAL DI PANTI SOSIAL BINA REMAJA TARUNA JAYA 2 DKI JAKARTA

Abstract

Devaro Miracle Putra Pratama, NRM. 21.02.035. Remaja merupakan kelompok yang rentan terhadap tekanan psikososial, terutama bagi mereka yang tinggal di Panti Sosial Bina Remaja (PSBR). Tekanan tersebut dapat muncul dalam bentuk konflik antar teman sebaya, aturan ketat panti, hingga perilaku maladaptif yang berkembang sebagai strategi bertahan. Kondisi ini menuntut adanya mekanisme coping yang adaptif agar remaja dapat menghadapi permasalahan secara konstruktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran coping mechanism remaja binaan di Panti Sosial Bina Remaja Taruna Jaya 2 Jakarta. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan jumlah responden sebanyak 48 orang. Instrumen penelitian berupa kuesioner coping mechanism yang dianalisis menggunakan teknik skoring dan garis kontinum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa coping mechanism berfokus pada masalah memperoleh skor rata-rata 3.871, sedangkan coping mechanism berfokus pada emosi memperoleh skor rata-rata 3.391. Keduanya berada pada kategori sedang, yang berarti kemampuan remaja dalam menggunakan strategi coping masih belum optimal dan cenderung bercampur antara strategi adaptif dan maladaptif. Berdasarkan hasil tersebut, peneliti mengusulkan Program “PROAKTIF” (Program Penguatan Coping mechanism Adaptif Remaja Panti Sosial). Program ini dirancang melalui empat tahap kegiatan meliputi edukasi coping mechanism, pelatihan problem-focused coping, pelatihan emotion-focused coping, serta simulasi situasi sosial dan penyusunan rencana coping pribadi. Program ini diharapkan dapat memperkuat kapasitas coping adaptif remaja dalam menghadapi tekanan sosial di panti. Kata kunci: coping mechanism, remaja, panti sosial, problem-focused, emotion - focused

Description

Keywords

coping mechanism, remaja, panti sosial, problem-focused, emotion - focused

Citation