Pelayanan Sosial di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kota Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau.

Abstract

ABSTRAK ROMY ARLIANSYAH, 19.04.059. Pelayanan Sosial di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Kota Tanjungpinang Provinsi Kepulauan Riau. Dibimbing oleh Krisna Dewi Setianingsih dan Aries Effendi Ilyas. Pelayanan sosial di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tanjungpinang bertujuan untuk memenuhi dan menjaga hak-hak warga binaan pemasyarakatan melalui berbagai kegiatan serta kebijakan. Penelitian ini bertujuan mengkaji tentang : (1) Pelayanan sosial bidang kesehatan, (2) Pelayanan sosial bidang keagamaan, (3) Pelayanan sosial bidang keterampilan, (4) Pelayanan sosial bidang permakanan, dan (5) Pelayanan sosial bidang layanan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Jumlah Informan penelitian ini sebanyak tujuh orang yang ditentukan dengan teknik purposive. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah: 1) wawancara mendalam, 2) observasi, dan 3) studi dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data menggunakan teknik 1) credibility (kredibilitas), 2) transferability (keteralihan), 3) dependability (kebergantungan) dan 4) confirmability (kepastian). Hasil penelitian dianalisis menggunakan teknik analisis data kualitatif meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan sosial di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Tanjungpinang berjalan cukup baik, dari 5 bidang pelayanan sosial yang tersedia para warga binaan dapat mengakses pelayanan dengan mudah, perlakuan yang ramah dari para petugas Lapas, dan pemberian kesempatan untuk berkembang serta bersosialisasi kepada warga binaan pemasyarakatan. Namun terdapat kendala dalam pelaksanaan pelayanan sosial tersebut antara lain: 1) fasilitas yang terbatas, 2) warga binaan yang kurang memanfaatkan pelayanan yang tersedia, 3) sumber daya manusia atau petugas Lapas yang jumlahnya sedikit, 4) petugas belum memiliki kemampuan untuk memotivasi para warga binaan dalam mengikuti kegiatan di Lapas. Berdasarkan hal tersebut diusulkan program “Peningkatan Kapasitas Petugas untuk Meningkatkan Partisipasi WBP dalam Mengikuti Kegiatan di Lapas Tanjungpinang”. Metode yang digunakan dalam program ini adalah community organization dengan teknik kolaborasi (peningkatan kapasitas). Kata Kunci: Pelayanan Sosial, Lembaga Pemasyarakatan, Warga Binaan Pemasyarakatan ABSTRAK ROMY ARLIANSYAH, 19.04.059. Social Services at the Class IIA Correctional Institution, Tanjungpinang City, Riau Archipelago Province. Supervised by Krisna Dewi Setianingsih and Aries Effendi Ilyas. Social services at the Tanjungpinang Class IIA Correctional Institution aim to fulfill and maintain the rights of correctional inmates through various activities and policies. This study aims to examine: (1) Social services in the health sector, (2) Social services in the religious sector, (3) Social services in the skills sector, (4) Social services in the food sector, and (5) Social services in the community service sector. This research uses a qualitative approach with descriptive methods. The number of informants in this study were seven people who were determined using a purposive technique. Data collection techniques used were: 1) in-depth interviews, 2) observation, and 3) documentation study. Checking the validity of the data uses techniques 1) credibility, 2) transferability, 3) dependability and 4) confirmability. The research results were analyzed using qualitative data analysis techniques including data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results showed that social services at the Tanjungpinang Class IIA Correctional Institution were going quite well, from the 5 available social service areas, the inmates could access services easily, friendly treatment from prison officers, and provided opportunities to develop and socialize with the inmates. penitentiary. However, there are obstacles in the implementation of these social services, including: 1) limited facilities, 2) inmates who do not take advantage of the services available, 3) human resources or prison officers who are few in number, 4) officers do not yet have the ability to motivate residents fostered in participating in prison activities. Based on this problem, the program is proposed "Increasing the Capacity of Officers to Increase the Participation of WBP in Participating in Activities at the Tanjungpinang Class IIA Correctional Institution". The method used in this program is community organization with collaboration techniques (capacity building). Keywords: Social Services, Correctional Institutions, Correctional Inmates

Description

Keywords

Pelayanan Sosial, Lembaga Pemasyarakatan, Warga Binaan Pemasyarakatan

Citation

Collections