Peran Konselor dalam Implementasi Therapeutic Community di Panti Sekar Mawar Bandung.

dc.contributor.authorDionsidi Franata S, NRP. 21.04.132.
dc.contributor.authorEPI SUPIADI
dc.contributor.authorARINI DWI DESWANTI
dc.date.accessioned2025-10-07T01:53:07Z
dc.date.available2025-10-07T01:53:07Z
dc.date.issued2025-10-07
dc.description.abstractDionsidi Franata S, NRP. 21.04.132. Peran Konselor dalam Implementasi Therapeutic Community di Panti Sekar Mawar Bandung. Dibimbing oleh EPI SUPIADI dan ARINI DWI DESWANTI Penyalahgunaan narkotika dan zat adiktif (NAPZA) masih menjadi permasalahan serius di Indonesia, sehingga diperlukan strategi rehabilitasi yang efektif. Salah satu pendekatan yang digunakan adalah Therapeutic Community (TC). Penelitian ini bertujuan menganalisis peran konselor dalam implementasi TC di Panti Sekar Mawar Bandung, mencakup tahapan induction, primary treatment, re-entry, dan after-care. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Informan berjumlah 5 orang terdiri dari konselor, klien, serta manajer program. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konselor berperan sebagai fasilitator, pendamping, mediator, dan manajer kasus dalam setiap tahap TC. Namun, implementasi menghadapi kendala berupa keterbatasan kompetensi konselor, efektivitas kegiatan kelompok yang belum optimal, lemahnya sistem monitoring, serta minimnya dukungan sosial pada tahap re-entry dan after care. Dinamika kelompok juga kurang terbentuk karena jumlah klien relatif sedikit. Berdasarkan analisis masalah dan kebutuhan, penelitian ini merancang program peningkatan kompetensi konselor yang mencakup pelatihan fasilitasi kelompok, konseling individu dan kelompok, supervisi, workshop reintegrasi klien, serta forum reflektif. Program ini ditujukan untuk memperkuat keterampilan konselor, meningkatkan efektivitas pelaksanaan TC, dan mendukung keberlanjutan pemulihan klien. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa keberhasilan TC tidak hanya bergantung pada metode, tetapi juga kapasitas konselor dalam mengelola dinamika kelompok. Penelitian ini diharapkan memberi kontribusi teoretis bagi pengembangan literatur pekerjaan sosial serta manfaat praktis bagi Panti, konselor, dan kurikulum pendidikan di Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung. Kata kunci: Konselor Adiksi, Penyalahguna NAPZA, Therapeutic Community, Rehabilitasi NAPZA, Panti, Kompetensi Konselo
dc.identifier.urihttps://repository.poltekesos.ac.id/handle/123456789/2038
dc.publisherPerpustakaan
dc.subjectKonselor Adiksi
dc.subjectPenyalahguna NAPZA
dc.subjectTherapeutic Community
dc.subjectRehabilitasi NAPZA
dc.subjectPanti
dc.subjectKompetensi Konselo
dc.titlePeran Konselor dalam Implementasi Therapeutic Community di Panti Sekar Mawar Bandung.
dc.typeTechnical Report

Files

Original bundle
Now showing 1 - 5 of 10
No Thumbnail Available
Name:
abstrack.pdf
Size:
220.97 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
No Thumbnail Available
Name:
abstrak.pdf
Size:
177.07 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
No Thumbnail Available
Name:
Bab 2 dion.pdf
Size:
489.27 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
No Thumbnail Available
Name:
bab 3 dion.pdf
Size:
280.03 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
No Thumbnail Available
Name:
Bab I dion.pdf
Size:
261.24 KB
Format:
Adobe Portable Document Format
License bundle
Now showing 1 - 1 of 1
No Thumbnail Available
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed to upon submission
Description:

Collections