Social Protection and Empowerment
Permanent URI for this collection
Undergraduate Theses on Program Study of Social Protection and Empowerment
Browse
Browsing Social Protection and Empowerment by Subject "Adaptasi Sosial"
Now showing 1 - 2 of 2
Results Per Page
Sort Options
Item Adaptasi Sosial Anak Papua Korban Konflik di Asrama Sekolah Anak Indonesia Bogor.(Perpustakaan, 2025-10-13) SELINA LOUISYA MARIA IMACULATA ANDI LOLO, NRP 21.03.017.; ELLYA SUSILOWATI; VERSANUDIN HEKMATYARABSTRAK SELINA LOUISYA MARIA IMACULATA ANDI LOLO, 21.03.017. Adaptasi Sosial Anak Papua Korban Konflik di Asrama Sekolah Anak Indonesia Bogor. Dosen Pembimbing: ELLYA SUSILOWATI dan VERSANUDIN HEKMATYAR Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena adaptasi sosial anak-anak Papua korban konflik yang tinggal di Asrama Sekolah Anak Indonesia (SAI) Bogor. Anak-anak tersebut menghadapi tantangan dalam menyesuaikan diri dengan peraturan, tradisi, dan pola kedisiplinan yang berlaku di lingkungan asrama. Hambatan adaptasi ini tercermin dari masih rendahnya kesadaran pribadi dalam mematuhi aturan, di mana kepatuhan lebih banyak didorong oleh pengingat maupun sanksi dari pembina, senior, atau teman sebaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk memahami proses adaptasi sosial anak-anak Papua korban konflik dalam konteks kehidupan berasrama, khususnya pada aspek kepatuhan terhadap aturan, partisipasi dalam kegiatan, kemampuan menghormati hak orang lain, serta membangun hubungan sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, serta dokumentasi yang kemudian dianalisis secara tematik berdasarkan teori adaptasi sosial Schneider. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses adaptasi sosial anak berlangsung secara bertahap, dipengaruhi oleh faktor durasi tinggal, usia, serta dukungan sosial dari pembina dan teman sebaya. Anak anak yang lebih lama tinggal di asrama menunjukkan tingkat kedisiplinan dan kemandirian yang lebih tinggi. Namun, masih ditemukan perilaku yang menunjukkan lemahnya kesadaran diri, seperti keterlambatan, kebersihan yang kurang terjaga, dan ketidaktaatan pada jadwal kegiatan. Berdasarkan temuan ini, penelitian mengusulkan program intervensi “Living Commitment” yang dirancang melalui metode social group work dengan pendekatan edukatif dan reflektif. Program ini bertujuan untuk memperkuat disiplin, kemandirian, serta kesadaran kolektif anak dalam kehidupan berasrama secara berkelanjutan. Kata Kunci: Adaptasi Sosial, Anak Papua, Kepatuhan, KemandirianItem ADAPTASI SOSIAL ANAK ASUH DI RUMAH PANTI SOSIAL ANAK ASUH CIUMBULEUIT BANDUNG(Perpustakaan, 2025-10-26) Asad Mujadid, NRM. 21.03.030; Admiral Nelson Aritonang, Ph.D.; Dr. Harapan Lumban GaolAsad Mujadid, NRM. 21.03.030. Adaptasi Sosial Anak Asuh di Rumah Panti Sosial Anak Asuh Ciumbuleuit Bandung, dibimbing oleh Admiral Nelson Aritonang, Ph.D. dan Dr. Harapan Lumban Gaol. Penelitian ini dilakukan untuk memperoleh gambaran mengenai adaptasi sosial anak asuh di Rumah Panti Sosial Anak Asuh (RPSAA) Ciumbuleuit Bandung. Tujuan dari penitian ini adalah untuk memperoleh gambaran secara empiris tentang aspek penampilan nyata anak asuh, aspek penyesuaian diri anak asuh terhadap berbagai kelompok, aspek sikap sosial anak asuh, dan aspek kepuasan pribadi anak asuh. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan wawancara mendalam, observasi, dan studi dokumentasi terhadap empat anak asuh (laki-laki dan perempuan tingkat SMP SMA), dua pekerja sosial, dan satu pengasuh di RPSAA Ciumbuleuit Bandung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adaptasi sosial anak asuh ditemukan bahwa sebagian anak asuh sebagian besar anak asuh mampu menampilkan perilaku terbuka sesuai dengan norma kelompok, menjalin hubungan positif, serta memiliki gambaran diri dan kepercayaan diri yang baik. Namun, masih terdapat tantangan dalam adaptasi sosial dan keterbukaan emosional anak asuh. Faktor-faktor seperti latar belakang keluarga, pola asuh sebelumnya, pendekatan pekerja sosial, dan tidak adanya program adaptasi sosial turun memengaruhi keberhasilan adaptasi sosial anak asuh baik di panti maupun di lingkungan masyarakat. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan pelayanan sosial anak, serta menjadi acuan bagi RPSAA Ciumbuleuit Bandung dalam merancang program yang lebih responsif terhadap kebutuhan adaptasi sosial anak asuh. Kata Kunci: Adaptasi Sosial, Anak Asuh, Panti Sosial.